Nyeri haid sering terjadi selama periode menstruasi wanita. Hal ini biasanya terjadi kapan saja dari hanya setelah ovulasi sampai akhir menstruasi. Nyeri haid kebanyakan terjadi di wilayah perut bagian bawah baik secara terpusat (suprapubik atau pusat) atau pada samping dan dapat menyebar ke paha atau punggung bagian bawah. Rasa sakit, cenderung mereda secara bertahap sampai masa menstruasi berakhir.

Nyeri haid ada yang sifatnya ringan, namun ada pula yang berat. Misalnya nyeri hebat dan juga terkadang mual atau muntah. Pada kondisi tertentu hal tersebut tidak bisa ditahan, sehingga diperlukan penanganan atau pengobatan untuk mengatasi nyeri tersebut. Pengobatan untuk mengatasi nyeri haid ini mencakup pengobatan rasa sakit yang ditimbulkan serta terapi khusus untuk mengetahui penyebabnya dismenorea.

Pengobatan Rasa sakit atau nyeri saat haid mencakup pengobatan alami dan juga medic, berikut ini:

  • Terapi obat – memberikan jenis obat tertentu yang diketahui efektif terhadap nyeri haid
  • Obat anti-inflamasi non-steroid seperti ibuprofen, piroksikam, diklofenak,
  • Resep penghilang rasa sakit lainnya, seperti pentazocine, codeine tramadol,
  • Kontrasepsi hormonal (pil KB)
  • Minum minuman hangat
  • Mandi air hangat
  • Meletakkan bantal pemanas (heating pad) di perut bagian bawah
  • Melakukan pijat ringan dengan ujung jari secara melingkar di atas perut bagian bawah
  • Menghindari makanan berat (makan ringan namun sering)
  • Meningkatkan asupan serat makanan (mengambil lebih banyak buah, sayuran, biji-bijian, buah dll) dan mengurangi asupan garam, gula, alkohol dan (kopi) kafein.
  • Mengangkat kaki selama beberapa menit sambil berbaring atau berbaring pada satu sisi dengan lutut ditekuk kedalam.
  • Berlatih teknik relaksasi

Terapi khusus meliputi semua perawatan mengetahui penyebab dismenorea sekunder seperti:

  • Antibiotik, misalnya dalam pengobatan penyakit seksual menular atau radang panggul
  • Bedah, misalnya untuk fibroid, kista ovarium, dan sebagainya
  • Terapi hormonal, misalnya dalam mengobati endometriosis
  • Anti-depressants, misalnya dalam mengatasi gejala premenstruasi (PMS)
  • Suplemen gizi, misalnya tiamin (vitamin B1), magnesium, vitamin E, seng, omega-3 asam lemak, dll, telah terbukti untuk menghilangkan atau mengurangi nyeri haid, terutama pada dismenore primer. Tiamin, pada banyak wanita, telah terbukti memberikan hasil positif mengatasi dismenorea primer, karena tidak hanya menekan rasa nyeri belaka.

Bunda suka dengan artikel Cara Mengatasi Nyeri Haid ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Bahaya TORCH Terhadap Kesuburan. Semoga bermanfaat...

Keputihan dan Kista menyebabkan Anda SUSAH HAMIL.. Bau tak Sedapnya sangat Mengganggu!
Atasi dengan CRYSTAL X.. Gratis Kirim ke JABODETABEK, Diskon 30% Ongkos Kirim ke Kota Lain.
Garansi UANG KEMBALI 300% jika barang yang kami kirim PALSU! Beli Sekarang! Klik di Sini!

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel tentang Cara Mengatasi Nyeri Haid. Anda boleh meng-copy artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber tulisan dan referensi artikel Cara Mengatasi Nyeri Haid, dengan URL : http://www.madupenyuburalmabruroh.com/cara-mengatasi-nyeri-haid/