Wanita dilahirkan dengan jumlah telur tertentu, dan jumlah ini terus turun seiring usia yang bertambah. mengurangi cadangan ovarium dan menurunkan kesuburan. Namun umur bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi kualitas telur, bahkan wanita muda juga ada yang kualitas sel telurnya buruk, akibat paparan polusi lingkungan, stress, pola makan yang buruk, ketidakseimbangan hormon, dan operasi ovarium. Kualitas sel telur yang buruk dan kecil-kecil dapat mengakibatkan masalah kesuburan, karena sulit dibuahi oleh sperma. Implantansi setelah fertilisasi juga kurang berhasil, dan keguguran lebih sering terjadi akibat kecacatan kromosom.

PCOS merupakan gangguan pada wanita akibat ketidakseimbangan hormonal. PCOS menyebabkan hiperandrogenisme pada wanita yang mengakibatkan terjadinya terganggunya siiklus menstruasi. Terjadi pada 1 dari 15 wanita dan umumnya pada usia reproduktif. PCOS dapat menjadi penyebab mentruasi iregular, selain gangguan menstruasi PCOS memiliki gejala lain seperti jerawat,  rambut rontok (androgenik alopesia), gangguan kesuburan, diabetes melitus (10%), rambut-rambut halus tumbuh di wajah dan badan, dan obesitas (50%).

Sejumlah besar wanita yang mengalami masalah dengan kesuburan juga menderita kondisi medis yang dikenal sebagai sindrom ovarium polikistik (PCOS).  PCOS mempengaruhi sebanyak 1 dari 5 wanita usia reproduksi, dan kebanyakan dari wanita ini akan mengalami kesulitan hamil. Sementara masih banyak hal yang harus dipelajari mengenai PCOS, sekarang dipercaya bahwa gejala yang tercantum di atas, termasuk pengembangan beberapa kista di indung telur, muncul ketika ovarium dirangsang untuk menghasilkan hormon-hormon pria dalam jumlah yang sangat berlebihan, terutama testosteron.

PCOS mengakibatkan siklus haid yang tidak teratur, rambut lebat di kaki, tangan, wajah ditumbuhi jerawat, obesitas, kista tumbuh di kedua atau salah satu indung telur, dan gangguan pada produksi insulin.  Semua itu menyebabkan ibu yang menderita PCOS, terganggu kesuburannya. Namun melalui perawatan dan terapi tepat, peluang untuk hamil tetap ada, terutama pada wanita  berusia  di bawah 35 tahun.

Terapi yang dilakukan adalah perubahan gaya hidup dengan diet dan olahraga. Menurunkan berat badan dapat mengurangi produksi hormon androgen. Selain itu terapi medikamentosa untuk PCOS adalah metformin. Efek samping dari metformin memang dapat menyebabkan mual. Selain metformin, terapi lain yang juga dapat digunakan untuk meningkatkan kesuburan adalah clomifene dan suntikan gonadotropin. Mengenai gangguan kesuburan yang anda alami, sebaiknya anda juga berkonsultasi dengan ahli endokrin reproduksi yang umumnya hanya ada di rumah sakit besar.

Bunda suka dengan artikel Dampak PCOS Terhadap Kesuburan Wanita ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Dampak Pengangkatan Ovarium. Semoga bermanfaat...

Keputihan dan Kista menyebabkan Anda SUSAH HAMIL.. Bau tak Sedapnya sangat Mengganggu!
Atasi dengan CRYSTAL X.. Gratis Kirim ke JABODETABEK, Diskon 30% Ongkos Kirim ke Kota Lain.
Garansi UANG KEMBALI 300% jika barang yang kami kirim PALSU! Beli Sekarang! Klik di Sini!

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel tentang Dampak PCOS Terhadap Kesuburan Wanita. Anda boleh meng-copy artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber tulisan dan referensi artikel Dampak PCOS Terhadap Kesuburan Wanita, dengan URL : http://www.madupenyuburalmabruroh.com/dampak-pcos-terhadap-kesuburan-wanita/