Suatu pagi ada sepasang suami-istri bertanya pada saya. Pertanyaannya kira-kira seperti ini “Kami pasangan yang baru menikah beberapa bulan, dan ingin segera memiliki anak. Apakah ada hal-hal tertentu yang mempengaruhi cepat-tidaknya kehamilan?”. Pertanyaan ini mungkin juga sering muncul dalam benak Anda dan suami. Setelah membaca beberapa referensi, saya memberi jawaban sebagai berikut.

Kehamilan adalah masa dimana Anda membawa embrio atau fetus di dalam tubuh. Masa ini dimulai dengan bertemunya sel spermatozoa dan sel telur saat Anda dan suami melakukan hubungan intim. Jadi, pada dasarnya proses cepat-tidaknya kehamilan, sangat bergantung pada kondisi dua sel ini. Sel spermatozoa dikeluarkan pada saat pria mencapai puncak reaksi seksual (orgasme). Proses pengeluaran sperma ini, dalam bahasa ilmiah disebut ejakulasi. Sedangkan sel telur adalah sel yang terletak di dalam ovarium, yang nantinya akan berkembang menjadi embrio.

Kapan Masa Subur Wanita?

Lazimnya, dalam kondisi sehat dan normal, kehamilan terjadi dalam waktu –paling lama– satu tahun dengan melakukan hubungan intim secara teratur tanpa menggunakan alat kontrasepsi. Tapi jika kehamilan tidak terjadi dalam kurun waktu itu, sedang Anda dan suami telah melakukan hal tadi, maka ada indikasi bahwa Anda dan suami termasuk pasangan yang tidak subur (infertile).

Nah, dari beberapa pemaparan di atas, kita bisa menarik kesimpulan bahwa kehamilan adalah keberhasilan sel sperma dan sel telur dalam proses fertilisasi (pembuahan). Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah kesuburan. Baik kesuburan suami, maupun Anda. Berbicara mengenai hal ini, ada baiknya Anda tetap mengikuti pembahasan saya berikut.

Dari sebuah sumber diketahui bahwa menstruasi atau haid adalah perubahan fisiologis dalam tubuh Anda yang terjadi secara berkala dan dipengaruhi oleh hormon reproduksi, baik FSH-Estrogen atau LH-Progesteron. Umumnya siklus ini terjadi sekitar 28 hari, tetapi tidak semua wanita memiliki siklus menstruasi yang sama. Kadang-kadang, siklus terjadi setiap 21 hari hingga 30 hari. Sebagai info tambahan untuk Anda, umumnya darah yang hilang akibat menstruasi adalah 10mL hingga 80mL per hari. Makanya, pada masa-masa ini Anda akan cepat merasa lelah.

  • Adapun siklus menstruasi yang Anda alami dibagi atas empat fase.

Fase menstruasi

Pada fase ini dinding rahim luruh dan dikeluarkan dari dalam tubuh Anda. Hal ini disebabkan berkurangnya kadar hormon seks. Fase ini terjadi pada hari ke-1 sampai 7.

Fase praovulasi

Yaitu, masa pembentukan dan pematangan ovum (sel telur) dalam ovarium Anda. Hal ini dipicu oleh peningkatan kadar estrogen dalam tubuh. Fase ini terjadi pada hari ke-7 sampai 13.

Fase ovulasi

Fase inilah yang disebut sebagai masa subur. Masa dimana sel telur yang matang siap untuk dibuahi. Menurut beberapa literatur, masa subur adalah 14 hari sebelum haid selanjutnya. Apabila Anda melakukan hubungan seksual pada masa ini, maka kemungkinan besar akan terjadi kehamilan.

Cara Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Haid

Masa subur adalah masa penting bagi yang ingin segera memiliki keturunan. Karena itu, ada baiknya Anda dan suami mengetahui bagaimana cara menentukan masa subur Anda. Sehingga Anda tahu kapan waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seksual.

Berikut adalah rumus menghitung masa subur wanita berdasar kalendar yang dapat Anda gunakan:

  • Untuk Anda wanita yang memiliki siklus haid yang tergolong teratur, maka masa subur berlangsung 14 +/- 1 hari haid berikutnya. Ini berarti bahwa masa subur Anda berlangsung pada hari ke 13 sampai hari ke 15 sebelum tanggal haid yang akan datang.
  • Bagi wanita dengan siklus haid yang tidak teratur, maka harus dicatat berapa jumlah hari  dalam satu siklus haid. Ini Anda lakukan sekurang kurangnya selama 6 siklus. Dari jumlah hari pada siklus terpanjang dikurangi dengan 11, akan diperoleh hari subur terakhir dalam siklus haid tersebut. Sedangkan dari jumlah hari pada siklus terpendek dikurangi 18, diperoleh hari subur pertama dalam siklus haid. Misalnya: siklus terpanjang = 31, sedangkan siklus terpendek = 26, maka masa subur dapat dihitung, 31 – 11 = 20, dan 26 -18 = 8, jadi masa subur berlangsung pada hari ke 8 sampai hari ke 20.

Contoh lain, agar lebih jelas. Misal, setelah pengamatan selama 6 bulan berturut-turut Anda menemukan bahwa siklus yang terpendek untuk menstruasi Anda adalah 24 hari dan siklus yang terpanjang 33 hari. Maka cara yang tepat untuk menghitung masa subur Anda adalah : 25 – 18 = 7 dan 33 – 11 = 22.

Jadi, masa subur Anda sebenarnya terjadi dari hari ke-7 setelah haid hingga hari ke-22.

Itu jawaban saya seputar bagaimana agar pasangan suami-istri cepat mendapat momongan. Salah satunya, ya dengan melakukan hubungan seksual pada saat yang tepat. Selamat mencoba (^_^). Semoga cepat dapat momongan yang kelak jadi anak sholih-sholihah. Amin. Eh, jangan lupa bermunajat juga pada Yang Memberi momongan (^_^).

Baca juga Cara Cepat Hamil

Bunda suka dengan artikel Kapan Masa Subur Wanita? ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Penyakit-Penyakit Penghambat Kehamilan. Semoga bermanfaat...

Jangan dibiarkan!! Bisa menghambat keberhasilan Program Hamil Anda.
CRYSTAL X SOLUSINYA... Gratis Ongkos Kirim ke JABODETABEK
plusone  twitter  facebook Share
Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel tentang Kapan Masa Subur Wanita?. Anda boleh meng-copy artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber tulisan dan referensi artikel Kapan Masa Subur Wanita?, dengan URL : http://www.madupenyuburalmabruroh.com/kapan-masa-subur-wanita/