Pada awal kelahirannya bayi masih perlu menyesuaikan suhu tubuh dengan suhu lingkungan yang baru setelah sebelumnya selalu hangat berada di dalam rahim selama kurang lebih 9 bulan lamanya. Sehingga agar organ tubuh bayi dapat berfungsi dengan baik, maka tubuh bayi harus mampu beradaptasi terhadap lingkungan barunya. Meskipun dengan organ yang siap untuk berfungsi menjalankan tugas dalam tubuh bayi, tetapi tidak akan sekaligus bisa langsung berfungsi sebagaimana mestinya. Organ tubuh bayi memerlukan waktu dan proses untuk sedikit demi sedikit akan mampu melakukannya dengan baik.

Hal yang sangat perlu diperhatikan adalah makanan bayi. Hal ini tidak hanya bertujuan untuk pertumbuhan bayi, tetapi juga berkaitan dengan organ dalam bayi, terutama organ pencernaan. Bayi yang baru lahir, maka lambung, usus dan semua organ pencernaannya masih sangat halus, sehingga tidak sembarang makanan bisa dicerna dengan baik. Dan bisa menimbulkan masalah pada organ pencernaan bayi, jika orang tua tidak memperhatikan apa saja yang mampu dicerna oleh bayi untuk konsumsi makanan sehari-hari.

Hingga usia bayi sampai 6 bulan, maka organ pencernaan bayi baru bisa mencerna makanan halus selain ASI. Namun sebelum bayi anda berusia 6 bulan, bayi hanya perlu ASI saja tanpa tambahan makanan atau minuman apapun. Hal ini disebabkan karena fungsi organ pencernaan yang masih sangat halus, sehingga tidak akan mampu mencerna dengan baik makanan yang diberikan.

Selain itu juga karena memang kandungan ASI sudah sangat cukup dan komplit, memiliki gizi yang lengkap untuk pertumbuhan bayi hingga 6 bulan. Setelah bayi anda berusia 6 bulan, barulah kenalkan makanan pendamping ASI sebagai tambahan nutrisi, karena saat ini bayi memerlukan nutrisi lain selan ASI untuk pertumbuhan selanjutnya, dan saat usia 6 bulan, maka organ pencernaan bayi sudah mulai bisa mencerna makanan halus seperti bubur saring.

Menginjak usia 6 bulan, bayi mulai diperkenalkan pada makanan yang dinamakan makanan pendamping ASI atau disingkat MPASI. Inilah makanan bayi kedua yang menyertai pemberian  ASI. Mengenai menu makanan yang baik untuk dijadikan sebagai makanan pendamping. Memberikan makanan pendamping ASI sebaiknya diberikan secara bertahap, baik dilihat dari jenis makanannya, tekstur dan jumlah porsinya. Kekentalan makanan bayi dan jumlah harus disesuaikan dengan kesiapan bayi dalam menerima makanan. Dari sisi tekstur makanan, awalnya bayi harus diberi makanan semi padat, sedangkan makanan padat diberikan ketika bayi sudah giginya.  Porsi makanan juga berangsur muladi dari satu sendok hinga berangsur-angsur bertambah sesuai porsi bayi.

Bunda suka dengan artikel Makanan Yang Diberikan Selain ASI ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Peran Suami Pada Masa Nifas. Semoga bermanfaat...

Keputihan dan Kista menyebabkan Anda SUSAH HAMIL.. Bau tak Sedapnya sangat Mengganggu!
Atasi dengan CRYSTAL X.. Gratis Kirim ke JABODETABEK, Diskon 30% Ongkos Kirim ke Kota Lain.
Garansi UANG KEMBALI 300% jika barang yang kami kirim PALSU! Beli Sekarang! Klik di Sini!

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel tentang Makanan Yang Diberikan Selain ASI. Anda boleh meng-copy artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber tulisan dan referensi artikel Makanan Yang Diberikan Selain ASI, dengan URL : http://www.madupenyuburalmabruroh.com/makanan-yang-diberikan-selain-asi/