Semua orang tua pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya, dan mengharapkan anaknya akan menjadi anak yang cerdas. Salah satu cara yang dapat digunakan oleh orang tua untuk mencerdaskan anak adalah dengan cara sering mengajak berbicara, hal ini dapat dilakukan semenjak anak masih berada dalam kandungan. Dengan selalu mengajak komunikasi, maka anak akan menjadi lebih cerdas.  Selain pemenuhan nutrisi, guna mengoptimalisasi masa tumbuh kembang otak bayi diperlukan juga berbagai macam stimulasi.

Sejumlah riset  telah menunjukan bahwa anak-anak yang orang tuanya kerap mengajaknya bicara saat masih bayi ternyata memiliki tingkat IQ yang jauh lebih tinggi. disamping itu, kosakata mereka juga jauh lebih kaya dengan anak-anak yang jarang sekali mendapatkan stimulasi verbal sewaktu mereka masih bayi. Ketrampilan bicara perlu Anda ajarkan sejak bayi. Lebih mudah dari yang Anda perkirakan, karena bayi sangat mudah meniru dan pada dasarnya suka belajar. Berikut cara mudah untuk melatih bayipandai bicara.

 Bayi akan senang mendengar suara anda. Sementara anak-anak yang mulai bisa berjalan akan suka saat mendengarkan dongeng yang anda tuturkan buatnya. Dan ini pada gilirannya akan sangat bermanfaat untuk melatih dan mengembangkan kemampuan berbahasa anak anda. Bacakan buku cerita bergambar kepada bayi anda sejak ia berusia enam bulan.

 Ajak bayi Anda bicara dan belajar juga  menjadi pendengar yang baik untuknya. Bayi mungkin belum bisa menjawab dengan kata-kata, namun mereka pandai merespon melalui ekspresinya. Respon ini yang perlu diperhatikan dan dihargai sebagai bentuk awal bayi belajar berkomunikasi dengan lingkungannya. Anda juga dapat mengajak bayi berbicara cerdas dengan memanggil namanya, menanyakan sesuatu, menjelaskan hal sesuai logika serta menggunakan kalimat lengkap.

Proses belajar bayi dan balita dengan mendengar, melihat, merasakan, mengingat, mencoba, mengulang, membandingkan, menggabungkan, dan membiasakan. Karena itu dalam proses bermain, pengasuh harus memberikan contoh-contoh yang baik dan benar berupa ucapan, perkataan, dan perilaku, karena akan diingat, ditiru, bahkan dikembangkan oleh bayi atau balitanya.

Stimulasi sebaiknya dilakukan setiap kali ada kesempatan berinteraksi dengan bayi atau balita. Misalnya, ketika memandikan, mengganti popok, menyusui, menyuapi makanan, menggendong, mengajak berjalan-jalan, bermain, menonton televisi, di dalam kendaraan, dan menjelang tidur.

Bunda suka dengan artikel Mengajak Bayi Berbicara ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Memberi Rangsangan Pada Refleks Bayi. Semoga bermanfaat...

Keputihan dan Kista menyebabkan Anda SUSAH HAMIL.. Bau tak Sedapnya sangat Mengganggu!
Atasi dengan CRYSTAL X.. Gratis Kirim ke JABODETABEK, Diskon 30% Ongkos Kirim ke Kota Lain.
Garansi UANG KEMBALI 300% jika barang yang kami kirim PALSU! Beli Sekarang! Klik di Sini!

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel tentang Mengajak Bayi Berbicara. Anda boleh meng-copy artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber tulisan dan referensi artikel Mengajak Bayi Berbicara, dengan URL : http://www.madupenyuburalmabruroh.com/mengajak-bayi-berbicara/