Sejak menjelang masa-masa persalinan maka anda akan merasakan rasa nyeri yang akan hilang timbul secara teratur. Semakin dekat waktu anda untuk bersalin, maka rasa sakit akan semakin sering timbul dan berlangsung secara lebih lama dari waktu ke waktu. Sangatlah wajar ibu hamil yang akan melahirkan akan merasa sangat kesakitan, kadang merintih dan tak segan-segan terkadang ada yang menjerit karena rasa sakit yang sangat menyakitkan.

Terlebih lagi pada detik-detik persalinan tiba, ibu akan semakin kesakitan. Nah saat pembukaan serviks telah lengkap, maka anda akan dipimpin bidan atau dokter untuk terus buerkuat atau mengejan hingga bayi anda lahir. Pada saat kontraksi timbul maka anda akan disuruh mengejan dengan seluruh kekuatan anda, dan beristirahat ketika kontraksi berhenti.

Saat anda berkuat, biasanya bidan atau dokter akan memberikan peringatan kepada anda agar tidak mengangkat bagian bokong dan tetap lemaskan paha dan kaki agar diregangkan dan posisi bokong harus tetap menempel pada tempat anda berbaring.

Mengapa kita dilarang mengangkat bokong ketika melahirkan?

Pada saat proses kelahiran, maka janin akan turun memasuki panggul dan menyusuri jalan lahir yang sempit. Normalnya dalah bagian belakang kepala tepat berada pada pintu jalan lahir, sehingga ketika anda berkuat, maka kepala bayi akan mudah menyesuaikan jalan lahir sehingga akan lebih mudah keluar. Jika kepala bayi telah keluar, maka keseluruhan tubuh bayi akan lebih mudah untuk dikeluarkan.

Ketika anda mengangkat bokong pada saat berkuat dalam proses persalinan, maka kondisi jalan lahir yang akan dilalui oleh bayi tidak dapat terbuka secara maksimal, sehingga bayi akan lebih sulit dan membutuhkan ruangan yang cukup untuk bisa keluar dari jalan lahir. Kemungkinan yang terjadi adalah timbulnya luka atau robekan pada jalan lahir anda akibat dorongan kuat pada bayi anda untuk bisa keluar.

Meskipun memang kebanyakan wanita yang melahirkan anak pertama mengalami luka pada jalan lahirnya, namun jika anda mengangkat bokong saat melahirkan, maka luka akan lebih parah atau lebih dalam daripada ketika anda tidak mengangkat bokong saat melahirkan. Namun demikian, luka pada jalan lahir saat melahirkan juga dipengaruhi oleh elastisitas pintu jalan lahir atau perineum yang merupakan batasan antara lubang vagina dengan lubang anus.

Bunda suka dengan artikel Mengapa Dilarang Mengangkat Bokong Ketika Melahirkan? ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Luka Pada Vagina Saat Melahirkan. Semoga bermanfaat...

Keputihan dan Kista menyebabkan Anda SUSAH HAMIL.. Bau tak Sedapnya sangat Mengganggu!
Atasi dengan CRYSTAL X.. Gratis Kirim ke JABODETABEK, Diskon 30% Ongkos Kirim ke Kota Lain.
Garansi UANG KEMBALI 300% jika barang yang kami kirim PALSU! Beli Sekarang! Klik di Sini!

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel tentang Mengapa Dilarang Mengangkat Bokong Ketika Melahirkan?. Anda boleh meng-copy artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber tulisan dan referensi artikel Mengapa Dilarang Mengangkat Bokong Ketika Melahirkan?, dengan URL : http://www.madupenyuburalmabruroh.com/mengapa-dilarang-mengangkat-bokong-ketika-melahirkan/