Hampir setiap wanita pernah mengalami  keputihan. Kebanyakan wanita menganggap bahwa keputihan merupakan hal yang lumrah dan wajar terjadi, tetapi perlu diperhatikan keputihan yang terjadi, karena memang keputihan terdiri dari dua macam, ada yang normal dan ada pula keputihan yang tidak normal. Terkadang hal ini menyebabkan berbagai kecemasan karena menyangkut kesehatan organ intim. Keputihan atau dalam kedokteran disebut fluor albus, adalah kumpulan cairan dan sel-sel yang keluar dari kemaluan wanita. Fungsinya adalah untuk membersihkan dan melindungi daerah kewanitaan.

Keputihan atau Fluor Albus merupakan lender yang berasal dari serviks atau mulut rahim pada wanita. Keputihan pada dasarnya dapat digolongkan menjadi dua golongan yaitu keputihan normal (fisiologis) dan keputihan abnormal (patologis). keputihan fisiologis adalah keputihan yang biasanya terjadi setiap bulannya, biasanya muncul menjelang menstruasi atau sesudah menstruasi ataupun masa subur.

Sebenarnya jika keputihan yang Anda alami warnanya putih/bening atau kuning bila menempel pada pakaian dalam dan tidak berbekas, berupa lendir yang dapat encer atau kental tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan gatal, perih, nyeri dan jumlahnya tidak terlalu banyak maka Anda tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut. Keputihan Anda termasuk wajar.

Masalah keputihan sering terjadi pada wanita dan menyebabkan rasa tidak nyaman.  Kebanyakan wanita menghasilkan lendir pada pertengahan siklus haid, yaitu kurang lebih dua minggu setelah haid selesai. Ini bertepatan dengan waktu ovulasi (pengeluaran telur) dari ovari ( Indung Telur ). Hal ini dapat menyebabkan vagina sedikit lembab dan kondisi ini tergantung dari banyaknya jumlah hormon estrogen yang dikeluarkan.

Pada dasarnya, vagina telah memiliki Keseimbangan Keasaman Vagina dan Bakteri. Membasuh Vagina akan menyebabkan keseimbangan terganggu dan membunuh/membuang Bakteri Baik, apalagi jika menggunakan sabun atau cairan antiseptic. Hal ini dapat menimbulkan Keputihan, karena bakteri baik telah mati dan tidak lagi memiki pertahanan yang cukup terhadap infeksi.

Keputihan bisa dijadikan sebagai suatu tanda atau gejala awal adanya kelainan atau gangguan pada system reproduksi wanita. Kelainan tersebut bisa karena infeksi, polip atau tumor rahim, atau juga disebabkan oleh adanya benda asing di dalam rahim.

Pengeluaran cairan ini adalah hal yang normal dalam beberapa keadaan. Biasanya cairan tersebut agak jernih/putih, lembut cenderung licin dan tidak berbau. Cairan ini berubah warna menjadi sedikit kuning bila terpapar udara atau bila ia kering. Sebenarnya keadaan ini menyebabkan vagina sehat dan berupaya mempertahankan keasaman vagina.

Bunda suka dengan artikel Mengapa Wanita Mengalami Keputihan? ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Susu Yang Mendukung Perkembangan Janin Dalam Kandungan. Semoga bermanfaat...

Keputihan dan Kista menyebabkan Anda SUSAH HAMIL.. Bau tak Sedapnya sangat Mengganggu!
Atasi dengan CRYSTAL X.. Gratis Kirim ke JABODETABEK, Diskon 30% Ongkos Kirim ke Kota Lain.
Garansi UANG KEMBALI 300% jika barang yang kami kirim PALSU! Beli Sekarang! Klik di Sini!

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel tentang Mengapa Wanita Mengalami Keputihan?. Anda boleh meng-copy artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber tulisan dan referensi artikel Mengapa Wanita Mengalami Keputihan?, dengan URL : http://www.madupenyuburalmabruroh.com/mengapa-wanita-mengalami-keputihan/