Kehadiran seorang bayi bagi pasangan muda merupakan hal yang amat membahagiakan. Apalagi bagi wanita. Setelah mengandung selama sembilan bulan, ia berharap proses kelahiran bayinya bisa berjalan lancar.

Nyeri persalinan merupakan proses yanga alami. Namun proses persalinan dan rasa sakit merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan, karna rasa sakitnya pun terjadi secara alami. Persalinan terjadi karena adanya peregangan serta pelebaran pada mulut rahim, yang akan terjadi pada saat otot rahim sedang berkontraksi untuk mendorong bayi hingga keluar. Otot rahim akan menegang selama terjadi kontraksi. Bersamaan dengan terjadinya kontraksi, rectum, kandung kemih, tulang belakang hingga tulang pubik akan menerima tekanan yang sangat kuat dari rahim. Begitu juga dengan kepala bayi yang bergerak turun pada saluran rahim dapat menyebabkan tekanan. Hal itu yang menyebabkan ibu merasa sakit.

Rasa Nyeri merupakan salah satu mekanisme pertahanan alami dari tubuh manusia, yaitu suatu peringatan akan adanya bahaya. Pada kehamilan dan persalinan rasa nyeri diartikan sebagai sebuah sinyal untuk memberitahukan kepada ibu bahwa dirinya telahmemasuki tahapan proses persalinan. Rasa nyeri yang dialami selama persalinan bersifat unik pada setiap ibu dapat dipengaruhi oleh beberapa factor antara lain rasa takut, kecemasan, pengalaman persalinan sebelumnya, persiapan persalinan dan dukungan dari orang-orang terdekatnya, yaitu suami dan keluarga serta teman-temannya.

Rasa nyeri pada persalinan adalah timbul dari adanya kontraksi otot rahim. Kontraksi inilah yang menimbulkan rasa sakit pada pinggang, daerah perut dan menjalar ke arah paha. Kontraksi ini menyebabkan adanya pembukaan mulut rahim (serviks). Dengan adanya pembukaan servik ini maka janin akan terus menuruni jalan lahir hingga lahir.

Rasa nyeri persalinan muncul karena:

  • Kontraksi otot rahim

Kontraksi rahim menyebabkan pembukaan dan penipisan servik yang akan menimbulkan rasa nyeri yang berasal dari dalam rahim. Nyeri ini juga dapat dirasakan pada organ lain pisalnya pada punggng bagian bawah dan bagian tulang ekor. Biasanbya ibu hanya mengalami rasa nyeri ini hanya selama kontraksi dan babas dari rasa nyeri pada saat kontraksi hilang dan akan timbul lagi.

  • Regangan otot dasar panggul

Jenis nyeri ini timbul pada saat mendekati proses inti persalinan. Tidak seperti nyeri sebelumnya, nyeri ini terletak di daerah vagina, pantat/anus dan perineum (antara vagina dan anus), sekitar anus. Nyeri kenis ini disebabkan peregangan struktur jalan lahir bagian bawah akibat penirunan bagian terbawah janin.

  • Kondisi psikologi

Nyeri dan rasa sakit yang berlebihan akan menimbulkan rasa cemas. Takut, cemas dan tegang memicu produksi hormone prostatglandin sehingga timbul stress. Kondisi stress dapat mempengaruhi kemampuan tubuh menahan rasa nyeri.

Bunda suka dengan artikel Nyeri Yang Timbul Menjelang Persalinan ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Apa Saja Yang Perlu Dihindari Selama Masa Program Hamil. Semoga bermanfaat...

Keputihan dan Kista menyebabkan Anda SUSAH HAMIL.. Bau tak Sedapnya sangat Mengganggu!
Atasi dengan CRYSTAL X.. Gratis Kirim ke JABODETABEK, Diskon 30% Ongkos Kirim ke Kota Lain.
Garansi UANG KEMBALI 300% jika barang yang kami kirim PALSU! Beli Sekarang! Klik di Sini!

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel tentang Nyeri Yang Timbul Menjelang Persalinan. Anda boleh meng-copy artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber tulisan dan referensi artikel Nyeri Yang Timbul Menjelang Persalinan, dengan URL : http://www.madupenyuburalmabruroh.com/nyeri-yang-timbul-menjelang-persalinan/