Pada saat melahirkan merupakan saat yang menakutkan bagi sebagian Ibu hamil. Membayangkan rasa sakit yang ditimbulkan saat persalinan dapat membuat sebagian wanita menjadi lebih takut untuk menghadapi masa-masa persalinan tersebut. Dan memang  setelah proses persalinan selesai pun ibu belum bisa bebas dari rasa nyeri. Ada beberapa yang memang memerlukan perawatan khusus dalam menangani ibu pasca melahirkan. Namun, bukan berarti bagi wanita melahirkan normal tidak memerlukan pengobatan.

Pada saat setelah melahirkan, maka wanita tentu belum bebas dari rasa nyeri, baik karena dijahit maupun tidak dijahit pada jalan lahirnya. Meskipun tidak dilakukan penjahitan pada daerah vaginanya, tentu saja ada kondisi luka, baik luka ringan maupun sedang. Namun kebanyakan wanita yang melahirkan normal, masih tetap harus dilakukan penjahitan, karena luka pada saat bayi lahir melalui vaginanya, terlebih pada masa persalinan anak pertama.

Oleh karena itu, pemberian obat-obatan tetap diperlukan untuk membantu ibu memperbaki kondisi tubuhnya setelah melalui proses persalinan yang memang membutuhkan energy dari tubuh ibu saat melahirkan. Hal utama dari pemberian obat ini adalah sebagai pereda nyeri dan juga membantu daya tahan tubuh untuk tetap bertahan. Selain itu juga, agar perdarahan pasca persalinan dapat dicegah.

Pada kondisi normal, setelah dilakukan proses persalinan normal sebagaimana mestinya, dan ibu dalam kondisi normal tanpa perlu perawatan khusus, maka kemungkinan akan diberikan obat antibiotic seperti ampicillin atau amoxicillin, dan sejenisnya. Obat tersebut digunakan sebagai pereda luka dan nyeri yang terjadi pada saat proses melahirkan.

Selain itu, biasa ibu setelah bersalin juga diberikantablet Fe, zat besi yang berfungsi untuk meningkatkan sel darah merah. Pasalnya, saat melahirkan, pada masa nifas tentu saja wanita akan mengalami pengeluaran darah. Meskipun memang darah yang dikeluarkan adalah darah yang memang sudah tidak dibutuhkan bagi tubuh, namun untuk mengganti kehilangan darah yang keluar, baik karena luka maupun pengeluaran darah nifas membutuhkan waktu. Untuk mengantisipasi agar ibu tidak mengalami anemia, maka solusi terbak adalah dengan mengkonsumsi tablet Fe atau tablet zat besi agar tubuh bisa segera memproduksi kembali sel darah merah.

Kemungkinan, selain obat tersebut, meskipun tidak semua akan diberikan ibu memerlukan vitamin-vitamin tertentu sebagai makanan tambahan. Untuk pemberian ini tentu dengan melihat gizi ibu. Jika memang fisik ibu termasuk kurang gizi maka bisa mengkonsumsi multivitamin untuk ketahanan tubuh saat masa nifas yang bersamaan dengan masa menyusui.

Bunda suka dengan artikel Obat-Obatan Setelah Melahirkan ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Pendarahan Yang Terjadi Pada Pasca Persalinan. Semoga bermanfaat...

Keputihan dan Kista menyebabkan Anda SUSAH HAMIL.. Bau tak Sedapnya sangat Mengganggu!
Atasi dengan CRYSTAL X.. Gratis Kirim ke JABODETABEK, Diskon 30% Ongkos Kirim ke Kota Lain.
Garansi UANG KEMBALI 300% jika barang yang kami kirim PALSU! Beli Sekarang! Klik di Sini!

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel tentang Obat-Obatan Setelah Melahirkan. Anda boleh meng-copy artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber tulisan dan referensi artikel Obat-Obatan Setelah Melahirkan, dengan URL : http://www.madupenyuburalmabruroh.com/obat-obatan-setelah-melahirkan/