Ketika Anda merencanakan kehamilan, maka kepala Anda biasanya akan dipenuhi berbagai macam pertanyaan. Hal ini wajar karena kehamilan memang sesuatu yang sangat dinantikan. Terlebih bagi pasangan yang telah lama menikah dan tak kunjung alpa dari “tamu bulanan”. Jadi Anda jangan diam saja. Cobalah mencari tahu apa jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu.

Soal Jawab tentang Kehamilan

Nah, berikut adalah beberapa contoh pertanyaan dan jawaban seputar kehamilan:

  • Seberapa sering hubungan intim harus dilakukan agar cepat hamil?

Tidak ada anjuran bahwa Anda harus melakukan hubungan intim tiap hari, justru sebaliknya. Hindarilah hal ini. Karena hubungan intim yang terlalu sering dilakukan malah akan menurunkan kualitas dan kuantitas sperma suami Anda. Sebaiknya lakukanlah hubungan intim pada saat Anda berada dalam masa subur atau ovulasi. Karena pada masa suburlah sel telur matang dan dikeluarkan dari ovarium.

  • Bagaimana kita tahu kapan ovulasi terjadi?

Ada banyak cara yang dapat Anda pakai untuk mengetahui masa ovulasi Anda. Di antaranya adalah dengan perhitungan kalender dan menggunakan alat penentu ovulasi yang biasa dikenal dengan ovulation kit. Perhitungan kalender dapat digunakan bagi Anda yang memiliki siklus menstruasi yang teratur. Anda bisa menghitung masa subur: 14 +/- 1 hari haid berikutnya. Artinya masa subur berlangsung pada hari ke 13 sampai hari ke 15 sebelum tanggal haid yang akan datang. Untuk ovulation kit, Anda cukup menempelkannya pada urin dan nanti Anda akan mengetahui apakah Anda sedang berada dalam masa subur atau tidak.

  • Hubungan intim terbaik itu sebelum atau sesudah ovulasi?

Ada banyak pasangan yang bingung dengan hal ini. Pasalnya kita terkadang hanya mengetahui bahwa waktu yang tepat untuk melakukan hubungan intim adalah saat ovulasi tiba. Tapi kadang kita tidak tahu waktu yang paling tepatnya sebelum atau setelah masa ovulasi. Yang perlu Anda ketahui, sel telur hanya mampu bertahan sekitar 24 jam setelah ia dilepaskan. Sedang sel sperma mampu bertahan hingga 5 hari. Karena itu banyak para pakar menyarankan untuk melakukan hubungan intim 2 atau 3 hari sebelum masa ovulasi tiba.

  • Apa tanda-tanda jika kita berovulasi?

Untuk menentukan apakah Anda telah memasuki masa ovulasi dalam siklus menstruasi, ada beberapa tanda yang dapat Anda jadikan acuan, di antaranya cairan leher vagina (cervical mucus) meningkat, berwarna kental dan putih seperti susu. Payudara sensitive dan bibir vagina sedikit membengkak. Beberapa wanita juga akan mengalami pusing. Ciri lain adalah libido (hasrat seksual) meningkat.

  • Mengapa kita harus periksa ke dokter sebelum hamil

Memeriksakan diri ke dokter sebelum hamil perlu dilakukan untuk mengecek bagaimana kesehatan Anda dan suami. Apakah memang tubuh Anda sudah siap untuk menjalani kehamilan. Dan juga untuk memastikan bahwa Anda dan suami tidak mempunyai penyakit menular seksual yang sangat berbahaya untuk kehamilan dan janin.

  • Apa yang harus dihindari saat berencana hamil?

Semua hal yang kurang baik untuk kehamilan, hindarilah. Seperti stres, rokok dan alkohol. Semua ini bisa menghambat terjadinya kehamilan dan mempengaruhi kesehatan calon bayi. Untuk mendapatkan kehamilan dan bayi yang sehat, selain menghindari ketiga hal di atas, ubahlah gaya hidup Anda menjadi lebih sehat dengan makan lebih teratur dan bergizi serta olahraga secara rutin.

  • Untuk cepat hamil, apakah wanita harus orgasme?

Tidak ada penelitian yang menyatakan bahwa orgasme dapat menyebabkan kehamilan. Hanya saja hal ini sangat membantu. Karena pergerakan otot ketika Anda orgasme akan membantu sel sperma suami terdorong masuk ke dalam mulut rahim. Sedang bagi suami, orgasme dapat meningkatkan jumlah sperma yang dikeluarkan.

  • Posisi terbaik seperti apa agar seseorang bisa cepat hamil?

Ketika Anda berencana hamil, maka Anda harus memilih posisi paling tepat yang dapat membantu Anda mendapatkan keinginan itu. Menurut beberapa pakar reproduksi, posisi hubungan intim paling tepat untuk mendapatkan kehamilan adalah posisi misionaris (laki-laki di atas). Gaya gravitasi pada posisi ini membantu sel sperma agar lancar sampai ke tuba fallopi dan bertemu sel telur. Posisi yang harus Anda hidari adalah posisi woman on top atau wanita di atas. Karena dengan posisi ini sperma suami tidak sampai ke rahim tapi malah tumpah keluar.

Itulah beberapa pertanyaan seputar kehamilan dan ulasannya. Semoga bermanfaat. ^^

Baca juga tentang Madu Herbal Penyubur Kandungan dan Mitos seputar kehamilan

Bunda suka dengan artikel Pertanyaan Umum Tentang Kehamilan Yang Wajib Anda Ketahui Jawabannya ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Madu Herbal Penyubur Kandungan. Semoga bermanfaat...

Jangan dibiarkan!! Bisa menghambat keberhasilan Program Hamil Anda.
CRYSTAL X SOLUSINYA... Gratis Ongkos Kirim ke JABODETABEK
plusone  twitter  facebook Share
Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel tentang Pertanyaan Umum Tentang Kehamilan Yang Wajib Anda Ketahui Jawabannya. Anda boleh meng-copy artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber tulisan dan referensi artikel Pertanyaan Umum Tentang Kehamilan Yang Wajib Anda Ketahui Jawabannya, dengan URL : http://www.madupenyuburalmabruroh.com/soal-jawab-tentang-kehamilan/