Kelahiran bayi merupakan dambaan besar bagi keluarga, baik bagi ayah maupun ibu, dan juga keluarga besar lainnya. Setelah masa-masa kehamilan telah dilalui, maka proses persalinan pun menanti dan akan dilalui oleh setiap wanita yang hamil dan akan melahirkan. Melahirkan adalah merupakan salah satu kodrat bagi wanita, dan semua wanita menyadari akan hal tersebut. Bahwa, ketika telah dewasa dan menikah, maka ada beberapa proses yang akan dilalui, dan beberapa peristiwa tersebut merupakan kodratnya sebagai wanita yang tidak bisa dihndari akan hal tersebut.

Sejak lahir, manusia akan mendapatkan suntikan, suntikan pertama bagi bayi adalah suntikan vitamin K, yang berfungsi sebagai pencegahan terhadap resiko terjadinya perdarahan pada otak bayi. Dan akan berlanjut imunisasi, semenjak anak-anak, memasuki usia remaja, pada saat dewasa, dan juga pada saat hamil pun wanita akan mendapatkan suntikan.

Dan tidak berhenti pada saat masa-masa kehamilan saja, ternyata pada proses persalinan pun wanita akan disuntik. Sesaat setelah bayi lahir masih ada suntikan yang akan diterima oleh ibu yang bersalin. Dan pada saat  itu masih merupakan masa-masa persalinan, karena plasenta memang belum lahir. Sesaat setelah seluruh tubuh bayi keluar dari rahim, maka ibu bersalin akan segera mendapatkan  suntikan pada sepertiga paha bagian luar.

Sebenarnya suntikan apakah yang diterima wanita ketika dalam proses persalinan, utamanya sesaat setelah bayi lahir?

Pada saat bayi telah lahir, maka bukan berarti serta merta proses persalinan telah berakhir. Namun masih ada resiko di dalam proses yang selanjutnya, yaitu pengeluaran plasenta. Pengeluaran plasenta juga seringkali menyebabkan wanita mengalami perdarahan. Jika plasenta tidak segera dikeluarkan selama kurang lebih 30 menit setelah bayi keluar, maka akan beresiko terjadi perdarahan.

Oleh sebab itulah, maka dicarikan solusi agar plasenta bisa lahir dengan secepatnya setelah bayi lahir. Suntikan yang diberikan pada ibu bersalin adalah suntikan oksitosin. Oksitosin akan memberi rangsangan pada kontraksi rahim, dan dengan adanya kontraksi rahim yang baik, maka rahim akan berkontraksi untuk mengeluarkan plasenta. Dalam hal ini, ibu bersalin tidak perlu mengejan/ berkuat sebagamana saat menjelang persalinan. Dan dengan pemberian oksitosin tersebut akan bisa mencegah terjaadinya perdarahan pada ibu masa nifas.

Bunda suka dengan artikel Suntikan Setelah Bayi Lahir ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Posisi Yang Baik Saat Menjalani Proses Persalinan. Semoga bermanfaat...

Keputihan dan Kista menyebabkan Anda SUSAH HAMIL.. Bau tak Sedapnya sangat Mengganggu!
Atasi dengan CRYSTAL X.. Gratis Kirim ke JABODETABEK, Diskon 30% Ongkos Kirim ke Kota Lain.
Garansi UANG KEMBALI 300% jika barang yang kami kirim PALSU! Beli Sekarang! Klik di Sini!

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel tentang Suntikan Setelah Bayi Lahir. Anda boleh meng-copy artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber tulisan dan referensi artikel Suntikan Setelah Bayi Lahir, dengan URL : http://www.madupenyuburalmabruroh.com/suntikan-setelah-bayi-lahir/