Salah satu tujuan dari sebuah pernikahan adalah memiliki keturunan sebagai pelengkap kehidupan berumah tangga. Terkadang ada pasangan yang baru beberapa bulan menikah sudah diberi anugerah dengan sang istri yang mengandung, namun ada pula yang harus menunggu selama bertahun-tahun baru bisa memperoleh keturunan. Terbentuknya sebuah janin atau calon bayi sendiri adalah sebuah proses dari hubungan seksual pria dan wanita yang menyebabkan bertemunya sel sperma dan sel telur. Proses pertemuan itulah yang disebut dengan pembuahan. Ada yang dengan sekali pembuahan langsung berhasil, ada pula yang harus berkali-kali melakukan proses pembuahan baru terbentuk sang janin,

Lalu bagaimana proses pembuhan itu sendiri? Proses pembuahan diawali dengan hubungan seksual saat sang pria berejakulasi akan mengeluarkan jutaan sperma yang masuk melalui vagina. Sperma tersebut kemudian mencari jalan ke rahim untuk bertemu dengan sel telur. Meskipun sperma yang masuk dalam rahim berjumlah banyak namun hanya akan ada satu sperma yang berhasil menembus cangkang sel telur untuk melakukan pembuahan. Ketika sel telur tersebut berubah bentuk maka tidak akan ada sperma lain yang bisa masuk dan saat itulah janin akan terbentuk. Lalu kenapa ada pembuahan yang berhasil dan ada yang tidak berhasil ? Hal itu bisa dikarenakan beberapa sebab, salah satunya adalah sperma yang tidak sampai ditujuan. Perjalanan sperma menuju sel telur adalah dari leher rahim menuju tuba falopi yaitu sepanjang 18 cm. Kecepatan berenang sperma biasanya 2,5 cm setiap 15 menit. Waktu sprema yang  tercepat mencapai sel selur adalah 45 menit sedangkan waktu yang terlama bisa sampai setengah hari. Namun jika spermanya memilki daya hidup yang lemah bisa saja mati ditengah jalan sebelum bertemu dengan sel telur. Atau dalam kasus lain sperma yang bisa mencapai sel telur namun secara alami tertolak oleh tubuh karena merupakan sel sperma yang tidak sempurna.

Tanda Pembuahan Berhasil Setelah Berhubungan

Sel sperma yang masuk kedalam rahim namun tidak menemukan sel telur untuk dibuahi bisa bertahan dalam tuba falopi selama 7 hari. Jika dalam 7 hari tersebut muncul sel telur maka ada kemungkinan pembuahan terjadi. Begitupun sebaliknya, jika ada sel telur pada tuba falopi namun tidak ada sperma yang membuahi maka sel telur ini akan luruh menuju uterus dan mengembalikan siklus menstruasi wanita. Proses pembuahan sendiri terjadi dalam kurun waktu 24 jam setelah berhubungan seksual jika terjadi pada masa subur. Lalu sekitar 10 hari kemudian sel telur yang dibuahi akan tertanam di dinding rahim (implatansi), pada masa inilah kehamilan bisa terprediksi.

Lalu apa yang menjadi tanda pembuahan berhasil setelah berhubungan ? Ketika pembuahan berhasil maka bisa dipastikan terbentuknya suatu janin atau calon bayi, sehingga tanda-tanda pembuhan berhasil bisa diartikan pula sebagai tanda-tanda kehamilan seperti berikut :

  • Telat menstruasi

Walau kadang stres bisa mengakibatkan menstruasi yang terlambat namun hal ini juga menjadi salah satu ciri yang paling bisa dikenali jika pembuahan berhasil. Menstruasi sendiri adalah peristiwa meluruhnya sel telur yang menempel pada dinding rahim yang tidak dibuahi. Jika terjadi pembuahan maka sel telur yang dibuahi dan membentuk embrio akan menempel pada dinding rahim, hal ini membuat ovum tidak diproduksi sehingga tidak akan terjadi menstuasi selama kehamilan.

  • Pendarahan ringan atau flek

Embrio hasil pembuahan akan menempel pada dinding rahim, hal ini terjadi biasanya 6-12 hari setelah berhubungan seksual. Pada saat penempelan itu wanita  akan mengalami pendarahan ringan selama 1-2 hari.

  • Munculnya hCG

Hormon chorionic gonadotropin adalah hormon yang akan muncul ketika pembuahan berhasil. Hormon ini dibuat oleh sel-sel plasenta yang bertugas untuk memberi nutrisi pada sel telur yang sudah dibuahi agar berkembang. Kadar hormon ini akan meningkat setiap 72 jam dan biasanya melalui hCG yang terlarut dalam darah atau urine bisa dideteksi jika terjadi kehamilan.

  • Perubahan warna vagina

Warna vagina normalnya adalah merah muda namun ketika pembuahan warnanya akan berubah menjadi lebih pucat

  • Kram

Proses pembuahan juga mengakibatkan rasa sakit diperut bagian bawah atau kram

  • Keluar cairan dari vagina

Ketika mendekati proses pembuahan maka cervical mucus pada vagina akan menipis dan mudah mengeluarakan cairan

  • Perubahan payudara

Indikasi pembuahan yang berhasil juga dapat dilihat dari bentuk payudara yang berubah. Hal ini disebabkan karena perubahan hormon kehamilan dan payudara sedang dipersiapkan untuk menampung air susu nantinya. Perubahan payudara yang terjadi adalah lebih besar, bersifat lunak dan sangat sensitif. Selain itu warna puting susunya pun berubah.

  • Kelelahan

Di awal kehamilan akan merasa kelelahan yang sangat. Ini disebabkan oleh hormon progesterone yang diproduksi ketika hamil. Hormon ini membuat metabolisme tubuh berjalan lambat dan menurunkan kadar gula dalam darah sehingga tubuh mudah merasa lelah. Bersama dengan rasa lelah akan muncul pula keluhan sakit punggung dan nyeri kepala.

  • Suhu tubuh berubah

Pembuahan yang berhasil menyebabkan perubahan suhu basal tubuh. Suhu basal adalah suhu tubuh ketika di pagi hari dan bangun tidur. Suhu basal ini akan terus meningkat selama masa kehamilan, biasanya naik sekitar 0,4 – 0,6 derajat dari suhu normal

  • Daya cium tajam

Perubahan hormon membuat daya penciuman lebih sensitif sehingga mudah mual karena mampu mencium bau tidak enak dari jarak yang jauh

  • Morning sickness

Perubahan hormon juga menyebabkan rasa mual dan muntah yang biasa terjadi di pagi hari, walau ada juga yang mengalaminya di sore atau malam hari. Hal ini diakibatkan  adanya hormon hCG dan biasanya cuma terjadi pada trimester awal kehamilan.

  • Sering buang air kecil

Saat hamil maka rahim akan membesar dan mengakibatkan tekanan pada kandung kemih. Hal ini menyebabkan sering ingin buang air kecil pada ibu hamil, hal yang wajar dan sebaiknya jangan ditahan.

Untuk membuat pembuahan berhasil maka yang harus dipastikan adalah kesehatan dari sel sperma dan sel telur itu sendiri. Hal itu bisa dilakukan dengan membentuk pola makan yang sehat serta rajin berolahraga. Bagi pria usahakan untuk mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung protein, zat besi, selenium dan folat. Selain itu hindari masturbasi karena bisa menurunkan produksi jumlah sperma. Usahakan untuk tidak mengantongi handphone pada saku celana atau memangku laptop terlalu lama karena penelitian membuktikan radiasi dari alat elektronik tersebut dapat membuat sperma lemah bahkan rusak. Bagi wanita sendiri untuk menjaga kesehatan sel telurnya bisa dilakukan dengan banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung asam folat, zat besi dan vitamin E, serta lebih banyak berkatifitas. Menurut penelitan, perempuan yang lebih aktif peluang hamilnya lebih besar ketimbang yang tidak aktif , namun jangan sampai kelelahan juga. Dan hal yang harus dihindari agar segera mendapat tanda pembuahan berhasil setelah berhubungan baik bagi wanita maupun pria adalah menjauhi minuman beralkohol dan rokok, karena kedua hal tersebut bisa mempengaruhi kesuburan sperma dan sel telur.

Bunda suka dengan artikel Tanda Ketika Pembuahan Berhasil Setelah Berhubungan ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Cara Mendapatkan Anak Laki-Laki Menurut Islam. Semoga bermanfaat...

Keputihan dan Kista menyebabkan Anda SUSAH HAMIL.. Bau tak Sedapnya sangat Mengganggu!
Atasi dengan CRYSTAL X.. Gratis Kirim ke JABODETABEK, Diskon 30% Ongkos Kirim ke Kota Lain.
Garansi UANG KEMBALI 300% jika barang yang kami kirim PALSU! Beli Sekarang! Klik di Sini!

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel tentang Tanda Ketika Pembuahan Berhasil Setelah Berhubungan. Anda boleh meng-copy artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber tulisan dan referensi artikel Tanda Ketika Pembuahan Berhasil Setelah Berhubungan, dengan URL : http://www.madupenyuburalmabruroh.com/tanda-ketika-pembuahan-berhasil-setelah-berhubungan/