Ultrasonografi (USG) merupakan pemeriksaan yang dilakukan dengan menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk melihat ke dalam rongga perut dan menampilkan janin pada layar monitor.

Berikut adalah fungsi-fungsi dari pemeriksaan USG:

  • Sebagai konfirmaasi kehamilan, dengan melihat adanya kantong kehamilan dan janin yang mulai tumbuh.
  • Untuk mengetahui usia kehamilan, dengan menilai ukuran janin.
  • Untuk menilai pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan.
  • Untuk menilai kesehatan janin jika ada ancaman keguguran.
  • Menilai plasenta dan menilai adanya masalah pada plasenta atau letaknya.
  • Melihat jumlah kehamilan, kehamilan kembar atau kehamilan tunggal.
  • Mengukur volume cairan ketuban, dan mendeteksi adanya kelainan pada  janin.
  • Dapat pula untuk mengetahui jenis kelamin janin.

Masih banyak para ibu hamil yang bimbang untuk melakukan USG pada kehamilannya. Karena khawatir akan berdampak buruk terhadap janin yang dikandungnya.  Bingung mencari waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan USG, sehingga menunda hingga menunggu saat kandungannya dinyatakan benar-benar sudah kuat. Lantas sebenarnya pada usia kehamilan berapa ibu hamil dibolehkan melakukan pemeriksaan USG?

Pemeriksaan USG tidak menggunakan radiasi, jarum suntik, cairan atau obat-obatan tertentu yang dimasukkan ke dalam tubuh. Dengan demikian, maka USG tidak berpengaruh buruk terhadap ibu maupun janinnya, sehingga pemeriksaan USG aman dilakukan kapan saja.

Kapan waktu yang tepat untuk periksa USG?

  • Pada usia kehamilan 5-7 minggu. Saat anda terlambat haid dan hasil tespeck positif, segera periksa jika Anda mengalami nyeri atau pendarahan. Pemeriksaan pada trimester pertama merupakan pemeriksaan yang paling baik menentukan usia kehamilan.
  • Pada usia kehamilan 10-14 minggu. Pemeriksaan USG yang kedua ini ditujukan untuk mengetahui adanya kelainan bawaan seperti sindroma down. Saat pemeriksaan kali ini akan diperiksa ada tidaknya tulang hidung janin, atau leher janin.
  • Pada usia kehamilan 18-20 minggu.  Pada saat ini, akan dilakukan pemeriksaan terhadap kelainan bawaan pada janin. Pemeriksaan menilai secara akurat tentang organ-organ tubuh janin, kehamilan kembar  atau kehamilan tunggal, pertumbuhan janin dan letak  plasenta juga dapat diketahui.
  • Pada usia kehamilan antara 28-40 minggu . Pemeriksaan pada pada saat ini merupakan pemeriksaan lanjutan untuk menilai perkembangan janin, menentukan letak plasenta dan letak janin. Pemeriksaan kelainan seperti adanya lilitan tali pusat pada leher janin juga menentukan perkiraan persalinan.

Namun demikian, ada kalanya USG benar-benar harus dilakukan dan menjadi satu-satunya langkah yang harus dilakukan untuk memantau kondisi janin. Yaitu pada saat terjadi adanya tanda bahaya, atau komplikasi terhadap suatu kehamilan. Seperti jika terjadi pendarahan, janin tidak aktif bergerak, atau jika ada keluar cairan dari vagina.

Bunda suka dengan artikel Usia Kandungan Yang Dibolehkan Untuk USG ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Daftar Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil. Semoga bermanfaat...

Jangan dibiarkan!! Bisa menghambat keberhasilan Program Hamil Anda.
CRYSTAL X SOLUSINYA... Gratis Ongkos Kirim ke JABODETABEK
plusone  twitter  facebook Share
Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel tentang Usia Kandungan Yang Dibolehkan Untuk USG. Anda boleh meng-copy artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber tulisan dan referensi artikel Usia Kandungan Yang Dibolehkan Untuk USG, dengan URL : http://www.madupenyuburalmabruroh.com/usia-kandungan-yang-dibolehkan-untuk-usg/